Bagi kamu yang tinggal di Prancis atau daratan Eropa sana tentunya tahu gosip santer mengenai hubungan Nicolas Sarkozy, presiden Prancis, dengan penyanyi berdarah Italia Carla Bruni. Presiden nyentrik ini baru saja melangsungkan pernikahannya yang ketiga dengan mantan model tersebut pada tanggal 2 Februari 2008 yang lalu. Pernikahan itu berlangsung tanpa siaran besar-besaran, alias sebuah upacara tertutup untuk kawan-kawan dekat dan keluarga saja, di istana kepresidenan Champs-Élysées, Paris, dan disahkan oleh walikota Paris, François Lebel.
Carla Bruni, Model Beralih ke Penyanyi
Wanita cantik yang dikenal suka berganti-ganti pasangan ini, adalah cucu tiri sekaligus pewaris perusahaan terkenal asal Italia (kini bernaung di bawah nama dagang Pirelli), Virginio Bruni Tedeschi. Dilahirkan di Torino pada tanggal 23 Desember 1967 dari rahim seorang pianis bernama Marysa Borini, Bruni diboyong ke Prancis bersama keluarganya demi menghindari ancaman penculikan kelompok Brigade Merah yang beraliran Marxis-Leninis, dan dibesarkan di sana. Sempat mengenyam pendidikan di sebuah sekolah berasrama di Swis, ia kembali ke Paris untuk mempelajari arsitektur dan seni walaupun akhirnya ditinggalkan karena memutuskan untuk menjadi model.
Pada usia 19 tahun, Carla Bruni memulai karirnya di bawah agen City Models, dan kemudian menarik perhatian Paul Marciano, presdir Guess?Incorporated, untuk menjadi ikon produk Guess? jins. Tidak lama setelah itu ia pun dikontrak untuk rumah-rumah mode internasional seperti Christian Dior, Paco Rabanne, Christian Lacroix, Yves Saint-Laurent, Coco Chanel, dan banyak lagi. Selama periode tahun 1990-an, Carla Bruni merupakan salah satu di antara deretan supermodel dunia termahal dengan pendapatan mencapai 7,5 juta dolar setahunnya. Selama menjalani karir sebagai model itulah ia mengencani banyak selebritis tenar seperti Mick Jagger, Eric Clapton, bahkan pengusaha Donald Trump, hingga mantan perdana menteri Prancis Laurent Fabius.
Walaupun modeling telah membesarkan namanya, Bruni memutuskan untuk pindah jalur ke dunia musik pada tahun 1997. Albumnya laris-manis di pasaran Eropa, seperti Quelqu’un m’a dit sebagai album debut pada tahun 2002 atas campur tangan Julien Clerc dan Louis Bertignac (salah satu mantannya juga), lalu Those Little Things untuk terjemahan lagu karya Serge Gainsbourg “Ces Petits Riens”, dan album kedua pada Januari 2007 bertitel No Promises. Album ketiga direncanakan akan dirilis pada musim gugur tahun 2008.
Memulai Hidup Baru dengan Sarkozy
Bruni yang telah memiliki seorang anak laki-laki bernama Aurélien, dari hasil hubungannya dengan Raphaël Enthoven, seorang profesor dan dosen filsafat, ‘tertangkap basah’ oleh para fotografer ketika sedang berduaan dengan presiden baru Prancis pada akhir tahun 2007 di Disneyland Resort Paris. Selain itu mereka juga menjadi sasaran empuk para paparazzi selama menjalani liburan bersama di Mesir dan Yordania pada liburan Natal. Pada waktu itu, Sarkozy baru bercerai dari istri keduanya, Cecilia, yang telah dinikahinya selama 11 tahun.
Bruni pernah mengaku dalam sebuah wawancara untuk majalah Madame Figaro, bahwa ia tidak menyukai kehidupan monogami, dan merasa cepat bosan dalam menjalin hubungan cinta. “Je m’ennuie follement dans la monogamie,” begitu tandasnya. Mungkin karena itulah hubungannya dengan pria-pria sebelum Sarkozy tidak pernah bertahan lama. Bahkan, ketika ia tengah menjalani hidup bersama dengan Jean-Paul Enthoven, ia malah menyeleweng dengan putranya sendiri yang beristrikan seorang penulis novel Justine Lévy, dan membuahkan seorang anak yang sudah disebutkan di atas, yaitu Aurélien. Namun, apakah ia akan bisa bertahan dengan Sarkozy dalam suatu ikatan pernikahan? On verra…
Komentar Teman-Teman Prancis tentang Sarkozy-Bruni
Yang menarik, ketika saya menanyakan pendapat teman-teman Prancis saya mengenai hubungan Sarkozy-Bruni yang digencarkan oleh berbagai media massa, justru mereka bersikap adem-ayem alias biasa-biasa saja. “Lantas kenapa?” begitu tanya mereka. “Itu urusan mereka sendiri, saya tidak peduli. (Je m’en fous!). Yang penting negara kami tetap aman dan kami masih bisa beraktifitas dengan tenang.” Hhm… kalau di Amerika Serikat, hubungan yang pernah terjadi antara Clinton dan Lewinsky saja bisa menggemparkan dunia, tetapi kisah cinta yang terjalin antara Presiden Prancis dengan seorang artis beken tidak ditanggapi dengan heboh oleh sebagian masyarakatnya sendiri. Apakah karena status mereka yang sama-sama ‘sendiri’ sehingga tidak bisa dikatakan skandal, atau karena cara berpikir dan pola hidup yang dianut masyarakatnya sangat jauh berbeda? Yang pasti, ini menjadi suatu pelajaran baru buat saya. Bagaimana dengan kamu? * * *
mars 03, 2008
Sarkozy – Bruni : Selebritis di Panggung Politik Prancis
Inscription à :
Publier les commentaires (Atom)




0 comments:
Enregistrer un commentaire