mars 03, 2008

Marion Cotillard: Bukan Anak Kemarin Sore


Kalau selebritis yang satu ini, pastinya membuat bangga masyarakat Prancis. Walaupun saya tidak tahu juga sih bagaimana komentar teman-teman Prancis saya: apakah tetap adem-ayem seperti saat menghadapi pemberitaan media tentang Sarkozy-Bruni, atau justru bersemangat seperti pada waktu Prancis memenangkan Piala Dunia. Yang jelas, Marion Cotillard telah mencetak prestasi luar biasa di kancah perfilman internasional dengan menorehkan namanya di ajang penghargaan Academy Awards pada akhir Februari 2008 ini.

Dibanding rekan-rekan muda senegaranya yang juga go international seperti Audrey Tautou dan Gaspard Ulliel, Cotillard sudah jauh lebih lama dikenal oleh publik Prancis dengan sederet film-film sukses yang dibintanginya, antara lain Les Jolies Choses, Taxi 3, Big Fish, Un long dimanche de fiançailles, dan lain-lain. Namun, pertama kali saya melihat Cotillard dan langsung ‘tersedot’ oleh kepiawaiannya berakting adalah dalam film Jeux d’Enfants dan Toi et Moi.


Sophie dan Lena, Dua Karakter Yang Berbeda

Berperan sebagai gadis periang dan lincah bernama Sophie Kowalski, Cotillard berpasangan dengan Guillaume Canet (masih ingat pemeran pacar Françoise di film The Beach yang kemudian menjadi rival Leonardo diCaprio?) dalam sebuah komedi romantis berjudul Jeux d’Enfants yang dirilis pada tahun 2003. Di film ini, Cotillard atau Sophie bersahabat sejak kecil dengan Julien, dan lalu persahabatan ini tumbuh menjadi rasa cinta yang terjalin antara keduanya. Namun, ayah Julien tidak menyetujui hubungan mereka karena menganggap Sophie telah merusak perilaku anaknya menjadi berandalan. Walaupun begitu, Sophie tidak pernah menyerah dalam memperjuangkan cintanya, bahkan sampai-sampai ia menggagalkan pernikahan Julien dengan tunangannya, di hadapan ayah Julien sendiri di dalam gereja! Yang unik, di film ini Sophie dan Julien selalu bertaruh apakah salah satu dari mereka berani menjawab tantangan yang diberikan oleh sahabatnya sendiri, dengan melontarkan kata-kata yang khas, “Cap ou pas cap?” (maksudnya, capable ou pas capable, yang artinya kira-kira, ‘lo berani nggak jawab tantangan gue?’). Misalnya sewaktu Sophie menghadapi ujian SMA, Julien menantangnya untuk mengenakan pakaian dalam di hadapan guru-gurunya, dan hasilnya biar nggak dibilang kalah,... Sophie datang ke sekolah mengenakan pakaian dalam di luar t-shirt dan celana panjangnya, yang tentu saja, menjadi bahan tontonan semua orang! Kebiasaan tantang-menantang ini terus berlanjut bahkan hingga Julien terpaksa memboyong Sophie ke tengah rel kereta api, karena ia merasa marah harus menghadapi tantangan sahabatnya itu pada upacara pernikahannya sendiri. Namun, Julien memang tidak bisa menolak kenyataan bahwa ia pun masih menyayangi Sophie.


video


Sebaliknya, dalam Toi et Moi, Cotillard berperan menjadi seorang gadis pemain cello yang berbakat namun sangat pemalu. Walaupun sudah punya kekasih yang tinggal serumah dengannya, Lena, begitu nama peran yang dibawakan Cotillard ini, naksir dengan seorang violis solo dalam kelompok orkestranya. Untungnya, si pemuda violis ini juga sama-sama naksir, dan mengajak Lena untuk menjalin hubungan lebih intim secara diam-diam, walaupun akhirnya diketahui juga oleh kakak Lena, Ariane. Di film ini, kakak Lena diperankan oleh Julie Depardieu yang mendapat porsi lebih menonjol sebagai seorang penulis serial bergambar di majalah wanita.




Karir Film dan Kehidupan Cinta

Ternyata, sebelum memenangkan Oscar tahun ini untuk kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik sebagai Édith Piaf dalam La Vie en Rose, Cotillard telah meraih banyak sekali penghargaan untuk karirnya di dunia film. Penghargaan-penghargaan tersebut antara lain adalah ‘Best Actress’ dalam Newport Beach Film Festival tahun 2004 untuk perannya dalam film Jeux d’Enfants, ‘Meilleure Actrice dans un Second Rôle’ dalam prix du César tahun 2005 untuk peran Tina Lombardi dalam film ‘Un long dimanche de fiançailles’, dan Trophée Chopard dalam Festival Film Cannes tahun 2004. Selain bermain dalam film-film Prancis, Cotillard juga pernah main bareng Russel Crowe untuk film berbahasa Inggris A Good Year tahun 2006 garapan sutradara Ridley Scott.

Untuk urusan cinta, kabar yang tersebar belakangan ini di Prancis adalah bahwa cewek kelahiran 30 September 1975 ini tengah berpacaran dengan lawan mainnya sendiri dalam Jeux d’Enfants. Siapa lagi kalau bukan Guillaume Canet ;). Bahkan, gosip ini katanya sama hangatnya dengan gosip Brad Pitt-Angelina Jolie di Hollywood! Tetapi, selama ini sih Cotillard selalu terlihat jalan sendiri, termasuk pada saat acara penyerahan Piala Oscar kemarin.

Bon, yang penting, kita tunggu saja kabar-kabar terbaru dari Cotillard, terutama film-film terbarunya. Konon ia sudah kebanjiran banyak tawaran main di Hollywood. Bonne chance, Marion!

1 comments:

emil hd a dit…

suka ngeliat marion waktu di maen film jeux d'enfants hehehe... so sweet