Bonne année 2008!
Seiring tibanya tahun baru 2008 yang dimulai dari bulan Januari, maka pelajaran bahasa Prancis untuk edisi kali ini adalah mempelajari nama-nama bulan dalam setahun. Silahkan kamu simak videonya untuk mendengarkan cara melafalkannya dan kemudian kamu ikuti kata-katanya, oke? C’est facile!
Janvier
Février
Mars
Avril
Mai
Juin
Juillet
Août
Septembre
Octobre
Novembre
Décembre
Oya, perlu kamu ketahui cara menuliskan tanggal dalam bahasa Prancis adalah seperti ini:
Misalnya: 1 Januari 2008,
dalam bahasa Prancis: le 1 janvier 2008
jadi, huruf pertama pada nama bulan menggunakan huruf kecil. Jangan lupa ya!
décembre 27, 2007
Les mois de l’année
at
00:16
4
comments
Labels: leçon
décembre 26, 2007
Farah Angsana dalam Paris Fashion Week 2008


Kalau bicara kiprah orang-orang Indonesia yang berjaya di dunia internasional, terutama di Eropa, tidak hanya Anggun dan Ananda Sukarlan yang mencorong namanya. Dunia mode pun mengenal Farah Angsana sebagai seorang disainer muda berbakat asal Indonesia yang karya-karyanya sudah ‘mondar-mandir’ di dunia panggung mode internasional.
Sejak kecil Farah Angsana sudah memiliki ketertarikan terhadap dunia mode. Penggemar rancangan Valentino ini lalu mempelajari mode (fashion) secara formal di Central School of Fashion di London dan lulus pada tahun 1993. Lalu, ia mulai merintis usaha membuka rumah mode pada tahun 2000 di Paris yang disponsori oleh suaminya, Pius Gasser, seorang warga negara Swis yang berdomisili di Zurich. Sebenarnya Angsana lebih terkenal sebagai perancang busana pria, bahkan Suzy Menkes—redaktur mode International Herald Tribune—menyatakan bahwa garis rancang Farah menawarkan gaya pria yang percaya diri.
Namun, kali ini Angsana kembali membuat pola gaun malam dan adibusana untuk wanita. Sebanyak 28 gaun rancangannya dipersembahkan dalam suatu peragaan busana di hotel Ritz, Paris, selama pekan mode Paris Fashion Week 2008. Ingin tahu seperti apa? Simak saja videoklipnya.
at
23:26
0
comments
Labels: culture
Chiffre 10-20
Belajar angka kali ini, kita akan memasuki angka 10 hingga 20.
Seperti biasa, saya sertakan videonya di bawah untuk kamu pelajari
dan kamu ikuti.
10 = dix
11= onze
12 = douze
13 = treize
14 = quatorze
15 = quinze
16 = seize
17 = dix-sept
18 = dix-huit
19 = dix-neuf
20 = vingt
Perhatikan untuk penulisan angka 17-19, jangan lupa ditambahkan
strip (-) ya.
at
23:13
0
comments
Labels: leçon
Festival BD Angouleme 2008
Setiap bulan Januari di kota Angoulême digelar Festival Komik Internasional—disebut le Festival de la BD Angoulême—yang merupakan sebuah acara bergengsi bagi para insan komikus dunia, termasuk Prancis. Festival komik ini pertama kalinya diselenggarakan pada tahun 1972 dalam sebuah pameran berjudul Dix millions d’images, di ibukota propinsi Charente—Angoulême—Prancis bagian barat. Lalu pada tahun 1974, pemerintah setempat kota itu meresmikan pembukaan sebuah bangunan khusus untuk penyelenggaraan festival komik. Di sinilah terdapat sebuah museum—le Centre National de la Bande Dessinée—yang memamerkan berbagai komik yang diperlombakan dalam festival.
Sejak tahun 2000, festival ini dapat diakses melalui internet dengan dibangunnya Espace Cyberbédé, sehingga masyarakat juga dapat menyaksikan beberapa komik yang dipamerkan secara online. Untuk pertama kalinya pula pada tahun yang sama, festival ‘seni kesembilan’ ini menganugerahi penghargaan utama, Grand Prix, kepada komikus wanita Florence Cestac yang membuat serial Déblok. Déblok menceritakan keseharian seorang anak laki-laki yang beranjak remaja, yang pada awalnya dimuat dalam surat kabar Le Nouvel Observateur.
Pada tahun 2001, komik-komik internasional mulai ikut diperlombakan ke dalam festival, seperti dari Swis, Afrika, dan Jepang. Bahkan, anime atau manga yang lahir di negeri Sakura itu cukup mencuri perhatian publik selama festival berlangsung. Pada tahun berikutnya, festival ini memberikan penghormatan istimewa kepada komikus non-Prancis bernama Will Eisner. Ia adalah seorang komikus terkenal asal Amerika Serikat.
Hingga tahun 2008, Festival Komik Angoulême akan telah digelar untuk yang ke-35 kalinya. Festival ini akan diisi dengan berbagai kegiatan, seperti pamerankomik karya komikus Argentina (José Muñoz), Italia (Sergio Toppi), Prancis (Pascal Rabaté); pameran komik bertemakan fiksi ilmiah (science-fiction) yang menggabungkan komik gaya Eropa dengan gaya manga khas Jepang; diskusi dan wawancara dengan komikus dari berbagai negara seperti Scott McCloud, Jean-Pierre Dionnet, Lai Tat Tat Wing, Paul Pope. Selain itu ada pula ajang improvisasi pembuatan komik antara tim Fluide Glacial dengan tim pembuat serial Le Journal de Spirou, dan acara pemberian penghargaan dalam beberapa kategori dari 58 karya komik yang diperlombakan, baik komik dari negeri sendiri maupun komik terjemahan.
Kalau ingin tahu seperti apa gambaran Festival Komik Angoulême ini, kamu dapat menyaksikannya dalam klip video di atas yang menampilkan kemeriahan acara Festival BD Angoulême pada tahun 2007 yang lalu. Di dalam video tersebut diperlihatkan pameran komik Tintin karya Hergé, lalu ada karya Isabelle Dethan, Richard McGuire dan Jim Woodring, pameran seni instalasi karya Bernard Prass, dan pertunjukan improvisasi pembuatan komik.
Kamu yang tinggal di Prancis, Festival BD Angoulême tahun ini akan diselenggarakan dari tanggal 24 hingga 27 Januari. Jadi, jangan sampai ketinggalan, dan... jangan lupa cerita-cerita, ya!
(foto Angoulême: wikipedia.org)
at
09:26
0
comments
Labels: culture
Perayaan 50 tahun Smurf!

Pada Festival BD Angoulême 2008 ini juga akan diperingati 50 tahun ulang tahun Schtroumpf—tokoh komik bertubuh mungil berwarna biru yang tinggal di dalam sebuah hutan antah-berantah di Eropa (dalam bahasa Inggris lebih dikenal dengan nama ‘Smurf’).
Schtroumpf merupakan tokoh rekaan ciptaan Pierre Culliford—atau Peyo—asal Belgia. Konon, asal-muasal nama Schtroumpf berawal saat Peyo sedang menyantap makanannya dan meminta pada seseorang untuk mengoper botol kecil berisi garam di atas meja yang lantas disebutnya schtroumpf (“...passe moi le... schtroumpf!”). Sebenarnya, mengeja nama schtroumpf ini tidak susah kok, seperti kamu mengeja Strumpf dalam bahasa Jerman—yang artinya kaos kaki.
Schtroumpf pertama kali muncul dalam sebuah episode petulangan Johan dan Pirlouit yang terbit dalam mingguan Le Journal de Spirou tahun 1958, berjudul La flûte à six trous. Di dalamnya dikisahkan sekawanan sosok cebol berwarna biru mengenakan topi putih yang tinggal di sebuah desa di dalam rumah-rumah jamur dan berbicara dalam bahasa schtroumpf. Kemudian, sejak tahun 1959, Schtroumpf muncul kembali dalam bentuk kisah mini-seri tujuh episode di Le Journal de Spirou, yang masing-masing episode terdiri dari 48 halaman.
Cerita Schtroumpf berlatar Abad Pertengahan di dalam sebuah desa di tengah hutan Eropa, di suatu negeri bernama Le Pays Maudit. Walaupun begitu terkadang diceritakan pula persentuhan kawanan Schtroumpf dengan dunia modern. Mereka percaya pada dewa-dewi yang menguasai alam dan sang waktu seperti La Dame Nature dan Le Père Temps. Tokoh-tokoh lainnya dalam kisah Schtroumpf antara lain adalah si penyihir jahat Gargamel dan kucingnya Azraël, kakek dan nenek Schtroumpf, Grossbouf si raksasa rakus, dan si penyihir baik hati Homnibus beserta abdinya Olivier.
Oya, Schtroumpf ada lagunya juga, loh! Judulnya Le Bisous, dan kamu juga bisa ikut menyanyikan liriknya yang tertulis di dalam videoklip di bawah ini. Selain itu, Scthroumpf punya bahasa tersendiri, yang bisa kamu pelajari seperti di bawah ini:
Quand est-ce qu’on schtroumpfe ? = Quand est-ce qu’on mange ?
Artinya : kapan kita makan ?
C’est schtroumpfement bon ce gâteau Schtroumpf pâtissier = C’est vraiment bon ce gâteau…
Artinya : Kue ini enaaaak sekali….
C'est schtroumpfement dingue! = C’est vraiment dingue!
Artinya : Gila benerrr !
at
08:49
0
comments
Paris Fashion Week 2008: Au Nom des Fleurs
Akhir tahun merupakan salah satu saat yang paling menegangkan bagi para pencinta mode, sebab saat itulah para perancang mode ternama berlomba-lomba menunjukkan kreatifitas mereka dalam menciptakan tren mode untuk tahun berikutnya dalam acara pagelaran mode tahunan. Salah satu acara pagelaran mode bergengsi di dunia tentunya adalah Paris Fashion Week.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada akhir tahun 2007 para perancang mode ternama dunia mencoba meramalkan tren mode tahun 2008. Untuk musim semi dan musim panas tahun depan, para desainer dalam pekan mode Paris menggelar peragaan busana bertemakan bunga.
Kemeriahan bunga-bunga ditampilkan secara mengejutkan oleh rancangan Nicolas Ghesquière untuk rumah mode Balenciaga, yang menyajikan koleksi bunga mawar, violet, peony, gladioli dan gardenia dalam pola-pola cetakan digital di atas blus terusan mini micro-suit berbahan sutra dan radzimir. Yang menarik adalah potongan bahu yang berlekuk dan kaku, serta sandal thong bermodel gladiator dari bahan metal.
Sebaliknya, John Galliano menampilkan keanggunan bunga-bunga mawar dalam rancangan retro-nya yang menekankan pada warna-warna pastel yang lembut berbahan chiffon.
Bunga-bunga tropis ditampilkan oleh Antonio Marras untuk rumah mode Kenzo, sedangkan hutan eksotis Bali dan Kalimantan digambarkan oleh Dries Van Noten dalam baju model sari atau lipatan sarung berbahan katun dan sutra yang bermotif bunga anggrek, hibiscus, frangipani.
Namun ada pula beberapa rumah mode yang tidak menampilkan tema bunga, seperti Chanel dengan motif garis-garis dan bintang-bintang, Dior dengan motif macan tutul, dan Nina Ricci dengan t-shirt bertema rock-n-roll.
Kalau kamu ingin tahu seperti apa kehebohan panggung mode Paris Fashion Week 2008, kamu dapat menyaksikannya dalam video ini.
Ce qui est à la mode
• Celana panjang model ‘Aladdin’
• Variasi warna oranye seperti pada buah peach
• Sandal bertali model gladiator
• Bulu-bulu pada rok, handbag dan syal
• Clutchbag berwarna terang
(foto-foto dan sumber: dailytelegraph.co.uk)
at
08:04
0
comments
Labels: culture
Le Blue-Jean

Masih tentang mode, kali ini kita akan membicarakan asal-muasal celana jins yang sekarang telah menjadi pakaian keseharian orang-orang di seluruh dunia. Kamu tahu, celana jins pertama kali ‘ditemukan’ di California pada tahun 1848, tatkala semua orang sedang ‘demam’ emas. Celana ini awalnya muncul dari ide seorang pengusaha tambang yang membutuhkan celana kerja yang tidak mudah rusak kena air.
Lalu, seorang pemuda asal Bavaria, Jerman, bernama Oscar Levi-Strauss membuatkan celana panjang dari bahan terpal yang ia beli di Nîmes. Pada tahun 1873, Levi-Strauss bekerja sama dengan seorang penjahit asal Nevada, Jacob Davis, menyempurnakan pembuatan celana itu.
Baru pada awal tahun 1920-an, celana ini mulai dikenal dengan n
ama blue-jean: blue adalah warna biru dari kain yang disebut denim—denim dari kata de Nîmes, artinya berasal dari kota Nîmes—yang sejak saat itu berganti warna dari kuning kecoklatan menjadi biru; dan jean berasal dari kata Gênes, yaitu sebutan dalam bahasa Prancis untuk kota Genoa, kota pelabuhan terkenal di Italia. Blue-jean hasil buatan Levi-Strauss hampir serupa dengan celana yang dipakai oleh para nelayan dari Genoa pada abad ke-16.
Dalam perkembangannya, blue-jean makin digemari. Celana jins yang pada awalnya hanya dipakai oleh para pekerja seperti koboi, buruh dan penebang pohon di Amerika, lama-kelamaan berubah menjadi pakaian santai yang dikenakan oleh banyak kalangan. Celana jins makin booming setelah Perang Dunia II, ketika anak muda di seluruh dunia menjadikannya sebagai lambang gaya hidup baru yang bebas dan antikemapanan.
(sumber: buletin Bonjour edisi Februari 2005, ditulis oleh Yoan)
(foto-foto: Wikipedia)
at
07:50
0
comments
Labels: histoire
Les Vêtements pour Femmes
Sesuai tema ‘Parlez Français!’ bulan ini, maka pelajaran bahasa Prancis untuk kosakata kali ini adalah tentang berbagai tipe atau jenis pakaian serta aksesorinya (sepatu, topi, tas, dan lain-lain) yang biasa dikenakan oleh kaum wanita.
Ternyata, banyak juga loh istilah khusus untuk jenis-jenis baju, misalnya, dan tidak bisa kita sebut dengan t-shirt atau kemeja saja. Untuk sepatu atau alas kaki pun ada bermacam-ragam variasi kosakatanya, seperti espadrille, escarpin, dan masih banyak lagi.
Kamu bisa menyimaknya dalam video yang diputarkan di sini, tetapi saya sengaja tidak menuliskan seluruh kata-katanya, supaya kamu juga bisa ikut mempelajari dan menemukannya sendiri. Bonne chance!
Une baskette
Un bermuda
Un bermuda en jean
Une blouse
Une blouse grand volume
Une blouse plissée
Un blouson
Un boléro
Des boucles d’oreille
Un bracelet
Une casquette
Un chapeau
Une chemise
Un chemisier froissé
Un chemisier sans manche
Un collier
Des bottes
Une djellaba
Un débardeur
Un escarpin à talon
Une espadrille plate
Un foulard
Un gilet volonté
Une jupe boule
Une jupe fluide
Une jupette
Des lunettes
Un maillot deux pièces
Un mocassin
Un pantalon cargo
Un pantalon façon kimono
Un parapluie
Un pull tunique
Une robe
Un sac à dos
Un sac à main
Une saharienne
Un short
Un sweat
Un t-shirt col rond
Un t-shirt imprimé
Un top fine bretelle
Une sandale
Une thong
Une écharpe
at
03:48
0
comments
Labels: leçon
décembre 02, 2007
Kosakata tentang Gereja
Wah, ada yang kelupaan nih. Sambil merayakan Natal dan
Tahun Baru, tidak ada salahnya juga kamu mengetahui dan
mempelajari kosakata mengenai bagian-bagian fisik dari
suatu gereja, antara lain seperti :
1. Le clocher = menara lonceng
2. La croix = salib
3. L’église
Nah, bisa kamu temukan ketiga kata lainnya yang disebutkan
di dalam video ini?
at
13:26
0
comments



