novembre 29, 2007

Selamat Tahun Baru!

Lire la suite!

novembre 28, 2007

Joyeux Noël (1)

Selamat Natal! (Joyeux Noël)

Natal sudah semakin dekat. Kalian mungkin bertanya-tanya, perayaan Natal di Prancis sama tidak ya dengan Natal di Indonesia? Apa orang-orang memakai baju baru untuk pergi ke gereja? Apa mereka juga mengenal istilah 'mistletoe'? Nah, untuk memuaskan rasa ingin tahu sekalian, berikut simak penuturan Aurélie Heuschling, seorang warga Prancis yang dulu pernah menjadi pengajar bahasa Prancis di kampus UI.
Salut les amis!

Sebelumnya saya ucapkan selamat Natal buat teman-teman yang ada di Indonesia. Saya akan menceritakan pada kalian mengenai perayaan Natal di Prancis. Simak baik-baik ya...

Orang-orang Prancis mempunyai kebiasaan merayakan pesta Natal di rumah bersama dengan keluarga besar, yaitu dengan kakek-nenek, tante dan om, saudara sepupu, dan yang lainnya. Kami justru jarang bepergian untuk melakukan kegiatan wisata, seperti bermain ski, misalnya.

Pada hari Natal, tentunya ada tradisi tukar-menukar kado. Tapi, hal ini tidak dilakukan oleh orang-orang yang beragama Kristen saja. Mereka yang atheis maupun beragama lainnya juga ikut saling bertukar kado. Hal ini disebabkan makna dari Natal itu sendiri, yaitu kelahiran Yesus, semakin pudar, dan berganti menjadi sesuatu yang keduniawian (istilahnya dalam bahasa Prancis disebut païenne). Sama halnya dengan makna pohon Natal (le sapin), Santa Klaus (le père Noël), dan acara makan malam di hari Natal (le reveillon).

Di beberapa pertokoan di Paris seperti le Printemps atau Galérie Lafayette terdapat banyak sekali iklan khusus untuk perayaan Natal yang dipasang sejak pertengahan bulan November. Di toko-toko itu juga dipasang berbagai hiasan dan menawarkan banyak kado. Lalu, memasuki bulan Desember, jalanan di kota-kota mulai dihiasi rangkaian bunga dan daun-daun tiruan, atau pohon Natal yang dialiri listrik agar tampak gemerlap.

Meskipun Natal dirayakan dengan meriah, mulai jarang orang-orang Prancis yang pergi ke misa, walaupun masih ada pelaksanaan misa di tengah malam (la messe de nuit). Biasanya, misa hari Paskah justru lebih banyak pengunjungnya, terutama bagi mereka yang masih mempraktikkan ajaran agama Kristen.

Di Prancis juga ada yang namanya 'mistletoe'. Kami menyebutnya le gui. Tapi, tradisi ini malah dilakukan menjelang malam Tahun Baru. Menurut kepercayaan kami, le gui akan membawa keberuntungan bagi orang yang lewat di bawahnya.

Saya sendiri menganggap Natal sebagai suatu pesta bagi anak-anak, dan juga saat bagi keluarga besar untuk berkumpul dalam sebuah acara makan malam. Kami tidak harus mengenakan baju baru pada malam Natal, cukup pakaian terbaik dan sopan.

Oke, saya rasa cukup ya penjelasannya. Selamat berlibur dan selamat Natal bagi yang merayakannya!

À bientôt!

(dari buletin IKABSIS "Bonjour " edisi November 2004)

Lire la suite!

novembre 27, 2007

Joyeux Noël (2)


Kalau kalian ingin mendengar lagu Natal dalam bahasa Prancis, kebetulan saya mendapatkan lagu Natal unik berjudul "Le Very Beautiful Noël" yang dinyanyikan oleh kelompok

Têtes-à-Claques asal Québec. Bagi yang belum tahu, Québec merupakan daerah atau kota di Kanada yang penduduknya juga menggunakan bahasa Prancis sebagai bahasa resmi mereka.


Tapi, berhubung logat bahasa Prancis di Québec lumayan jauh bedanya dengan logat orang-orang Prancis di Prancis, saya agak kesulitan nih menangkap kata-kata yang diucapkan dalam lagu ini. Kalau kalian bisa membantu saya menuliskan lirik yang dinyanyikan dalam lagu ini dengan lengkap dan benar, ada hadiah buku L'Instit: Frères de Sang buat satu orang pemenang (gambarnya ada di sebelah). Lumayan 'kan buat hadiah Natal dan Tahun Baru ;).


video

Untuk membantu kalian, saya berikan secuplik liriknya di bawah ini:

Yeah… yeah…

Come on baby

C’est Noël C’est Noël

Oh very beautiful Noël

Et à toutes les fois que je pense à toi

Mon cœur se remplit de joie

Attention, mon bébé

J’aimerais bien des idées

A passer une belle veillée


(Jawabannya dikirim ke e-mail: admin@parlezfrancais.net). Saya tunggu ya hingga akhir Desember! Venez y participer!

Lire la suite!

Paris, Je T'Aime !

Malam tahun baru, enaknya ngapain ya?


Kalau kamu ingin melewatkannya di rumah sambil menonton film berkualitas bagus (sambil berlatih mendengarkan bahasa Prancis juga), tidak ada salahnya kamu menyaksikan "Paris, Je T'Aime". Film yang baru dirilis versi DVD-nya pada tanggal 13 November lalu ini terdiri dari 18 film pendek yang mengambil lokasi syuting di seluruh penjuru kota Paris. Dari keseluruhan kisah itu terdapat benang merahnya, yaitu di mana pun, dan kapan pun, rasa cinta bisa timbul dan dialami oleh siapa saja tanpa pandang bulu.

18 kisah yang berbeda disutradai oleh berbagai sutradara dari ketiga negara, yaitu Prancis, Inggris, dan Amerika Serikat. Para pemain yang terlibat di dalamnya pun berasal dari berbagai
bangsa, antara lain aktor dan aktris Hollywood seperti Elijah Wood, Natalie Portman, Maggie Gyllenhaal; aktor-aktris Inggris seperti Rufus Sewell dan Emily Mortimer; dan tentunya bintang Prancis kawakan seperti Gérard Depardieu dan Juliette Binoche. Namun buat kamu yang belum bisa berbahasa Prancis, atau masih sedikit sekali mengerti bahasa Prancis, jangan khawatir. Di film ini para aktor-aktris non-Prancis berdialog dalam bahasa Inggris, kok. Selain itu, kamu juga terbantu dengan adanya teks terjemahan dalam bahasa Inggris untuk dialog-dialog bahasa Prancis. De toute façon, bahasa Prancisnya Maggie Gyllenhaal boleh juga loh!

Berikut saya tampilkan cuplikan filmnya di video ini:

video


Film berdurasi 120 menit ini telah meraih penghargaan internasional, yaitu Un Certain Regard dalam festival film Cannes tahun 2006, dan ikut serta dalam Toronto International Film Festival di Kanada pada bulan September 2006. Film ini juga pernah diikutsertakan dalam Jiffest 2006, loh. Jadi, dijamin deh mengeluarkan sedikit uang untuk menonton film ini tidak akan sia-sia.

Tapi, yang membuat saya agak tidak 'sreg' adalah kisah cinta yang terjadi antara sang drakula dengan seorang turis remaja. Kesannya seperti sedang menonton film horor Hollywood, hehe..

Lire la suite!

novembre 20, 2007

Belajar Angka (0 s/d 9)

Sesudah 'kenyang' mempelajari pelafalan huruf-huruf dan
suku kata bahasa Prancis, kini saatnya kita belajar angka dasar
dalam bahasa Prancis yang dimulai dari angka nol (0) sampai
dengan sembilan (9). Simak videonya baik-baik dan ucapkan
berulang-ulang sampai hafal. Jangan lupa, cara melafalkan
juga penting, jadi perhatikan juga cara mengucapkannya seperti
yang ditunjukkan dalam video di bawah ini:


video


0 = Zéro , 1 = Un, 2 = Deux, 3 = Trois, 4 = Quatre, 5 = Cinq,
6 = Six, 7 = Sept, 8 = Huit, 9 = Neuf

Lire la suite!

novembre 16, 2007

Vokal Sengau

Nah, sekarang nih kita harus berlatih bersuara sengau, karena banyak kata-kata dalam bahasa Prancis yang diucapkan dengan nada sengau (atau dalam bahasa Jawa-nya 'bindheng'). Tapi, pelafalan kata dengan nada sengau tersebut berlaku pada akhiran huruf vokal+konsonan tertentu saja, seperti -ian, -an, -ion, -aim, -in. Beberapa di antaranya akan kita pelajari dalam video ini:

video

Dan berikut adalah cara melafalkannya dengan menggunakan mulut yang dapat kamu contoh:


video


Sekarang, ucapkan kata-kata berikut:

1). mendiant
(pengemis)

2). rien
(tidak apa-apa)

3). lion
(singa jantan)

Lire la suite!

Huruf Vokal Gabung (Bagian 2)

Kali ini kita belajar huruf vokal gabung + i (ai, ei, oi, ui).
Perhatikan dan dengarkan baik-baik cara melafalkannya ya!

video

Sekarang ucapkan kata-kata di bawah ini:

1). gai
(gembira)

2). La S
eine
(sungai Seine)

3).
toi
(kamu)

4).
lui
(dia laki-laki)

Lire la suite!

novembre 15, 2007

Huruf Vokal Gabung (bagian 1)

Sekarang kita belajar melafalkan huruf vokal gabung yuk!!

vokal gabung (+ u) : au, eu, ou

video

untuk lebih jelasnya, kamu bisa ikuti cara melafalkannya di sini:

video

nah, sekarang coba kamu ucapkan kelima kata di bawah ini:

1). trou
(lubang)

2). beau
(bagus, ganteng)

3). feu
(api)

4). fou
(gila)

5). tous
(semua)

Lire la suite!

novembre 14, 2007

Huruf Vokal dengan Tanda Baca

Kali ini kita akan mempelajari huruf vokal (les voyelles) dengan tanda baca khusus yang disebut les accents. Dalam bahasa Prancis ada tiga jenis accent, yaitu:
1). Accent aigu (') : berlaku untuk huruf É dan é
2). Accent grave (`) : berlaku untuk huruf È , è , À , à
3). Accent circonflexe (^) : berlaku untuk huruf Â, â, Ê, ê, Ô, dan ô

Nah kamu mungkin bingung kenapa sih huruf alfabet Prancis ada tanda-tanda beginian segala, bikin susah hidup, hehe... . Pembedaan tanda-tanda baca itu berpengaruh pada cara melafalkan dan membaca huruf dalam sebuah kata. Pada video yang kedua kamu akan melihat dan dapat merasakan sendiri perbedaan tersebut. Coba praktekkan dan ulangi kata-kata tersebut dengan mulut kamu sendiri, oke!

I. Jenis-jenis huruf vokal dengan accent

video


II. Cara melafalkan huruf-huruf vokal dengan accent

video

Sekarang, setelah kamu puas berlatih melafalkan huruf-huruf vokal di atas, coba lafalkan kata-kata di bawah ini sesuai dengan metode dari kedua video di atas:

1). bébé
(bayi)

2). salé
(asin)

3). idée
(ide, usul)

4). élevé
(tinggi)

5). fidèle
(setia)

Lire la suite!

Belajar Alfabet

Buat kamu yang ingin memperlancar pengejaan huruf-huruf alfabet bahasa Prancis, di sini saya berikan videonya untuk kamu pelajari dan praktekkan. Ingat 'rumus'-nya seperti yang sudah saya berikan pada artikel pertama: pelajari, lalu PRAKTEKKAN BERULANG-ULANG!

1). Alfabet Huruf Besar atau dalam bahasa Prancis disebut L'Alphabet Majuscule

video

2). Alfabet Huruf Kecil atau dalam bahasa Prancis disebut L'Alphabet Minuscule


video

Sekarang, supaya lebih lancar melafalkan huruf-huruf alfabet di atas, saya berikan video cara melafalkannya dengan mencontoh gerakan mulut orang di dalam video di bawah ini, lalu ikuti dengan gerakan mulutmu sendiri:

video

PS: Sebenarnya tidak ada perbedaan antara alfabet huruf besar dan huruf kecil dalam bahasa Prancis. Apalagi alfabet yang saya berikan di sini adalah alfabet standar. Kalau kamu sudah lancar melafalkan huruf-huruf alfabet standar ini, baru kamu boleh beralih ke pelajaran berikutnya (alfabet yang menggunakan accent).

Lire la suite!

novembre 13, 2007

Douce France

"Douce France" adalah lagu yang dipopulerkan Charles Trenet pada tahun 1943. Lagu ini menceritakan tentang kecintaan sang penyanyi terhadap negeri tempat ia dibesarkan (yaitu Prancis). Di sini ia juga mendeskripsikan desa tempat tinggalnya yang tentram, dengan rumah-rumah penduduk yang mungil dengan ladang pertanian. Ia juga terkenang akan masa kecil yang dilaluinya bersama teman-teman sekolahnya, bermain-main di bawah lembutnya sinar matahari dan diiringi suara lonceng gereja.

Mendengar lagu ini, kamu akan langsung dibawa ke suasana khas Prancis dengan alunan instrumen piano tempo dulu. Jadi terbayang deh suasana Prancis yang romantis ;).

video

Nah, kalau kamu penasaran sama lirik lagunya, kamu bisa ikut bernyanyi di sini (sekaligus mempelajari kosakata baru!):

Il revient à ma mémoire
Des souvenirs familiers
Je revois ma blouse noire
Lorsque j'étais écolier
Sur le chemin de l'école
Je chantais à pleine voix
Des romances sans paroles
Vieilles chansons d'autrefois

Refrain: Chorus:

Douce France
Cher pays de mon enfance
Bercée de tendre insouciance
Je t'ai gardée dans mon coeur!
Mon village au clocher aux maisons sages
Où les enfants de mon âge
Ont partagé mon bonheur
Oui je t'aime
Et je te donne ce poème
Oui je t'aime
Dans la joie ou la douleur
Douce France
Cher pays de mon enfance
Bercée de tendre insouciance
Je t'ai gardée dans mon coeur

J'ai connu des paysages
Et des soleils merveilleux
Au cours de lointains voyages
Tout là-bas sous d'autres cieux
Mais combien je leur préfère
Mon ciel bleu mon horizon
Ma grande route et ma rivière
Ma prairie et ma maison

Refrain

Lire la suite!

Jordy: Dur Dur D'être Bébé

Masih ingat Jordy? Penyanyi cilik yang bernama asli Jordy Lemoine ini terkenal pada sekitar tahun 1990-an dengan lagunya yang berjudul Dur Dur D'être Bébé . Di Prancis, ia dijuluki dengan sebutan Bébé-Chanteur karena usianya yang baru 4 tahun (!) tapi sudah beken jadi penyanyi. Di sini saya berikan teks lagunya yang mudah sekali untuk kamu pelajari. Sambil mendengarkan si Jordy kecil bernyanyi, kamu juga akan banyak mendengar ungkapan-ungkapan lisan bahasa Prancis yang justru lebih sering dipraktikkan dalam situasi sehari-hari di Prancis. Oke, selamat mendengarkan!

PS: Oya di video ini kamu akan menyaksikan penampilan Jordy di atas panggung Hollywood yang disaksikan artis-artis beken seperti Whitney Houston, Kenny G., David Copperfield, dll. Mereka pada ternganga loh melihat penampilan si bocah lucu ini!

video

C'est dur dur d'être bébé
Et Maman, qu'est-ce que tu dis
Oh là là bébé, c'est dur dur d'être bébé
Fais dodo, lave tes mains
Dur dur d'être bébé
Enlève tes doigts du nez
Je m'appelle Jordy
Fais pas ci, fais pas ça
C'est dur dur d'être bébé Patati et patata
Oh là là bébé, c'est dur dur d'être bébé
Pourquoi ci pourquoi ça
Dur dur d'être bébé.
Pourquoi c'est comme ci
Je m'appelle Jordy
Pourquoi ci pourquoi ça
J'ai quatre ans et je suis petit
Pourquoi c'est comme ça.
Dur dur d'être bébé

Oh là là bébé, c'est dur dur d'être bébé

Dur dur d'être bébé.
Viens ici, touche pas ça
Reste assis, va pas là
Fais comme ci, fais comme ça

Reste assis, pas d'accord !
Touche pas ça, pas d'accord !
Va pas là, pas d'accord !
Patati et patata
T'auras pas de dessert
Pourquoi ci pourquoi ça
Pourquoi c'est comme ci
Et Mamie, et Papi, et Maman
Pourquoi ci pourquoi ça
Dur dur d'être bébé
Pourquoi c'est comme ça.
Oh là là bébé
Oh là là bébé, c'est dur dur d'être bébé
C'est dur d'être bébé
Dur dur d'être bébé.
Dur dur d'être bébé





Lire la suite!

Supaya Lancar Ngomong Bahasa Prancis

Kalau kamu ingin lancar ngomong bahasa Prancis dengan pelafalan yang benar (dan 'seksi' tentunya ;) ), di sini saya berikan tips-tips praktisnya:

1. Berlatihlah mendengarkan percakapan bahasa Prancis melalui kaset/CD secara berulang-ulang, paling tidak 2 jam perhari!

2. Ucapkan kata-kata atau kalimat-kalimat yang kamu dengar dari kaset/CD tersebut minimal sebanyak 5 kali setiap latihan. Pertama ucapkan dulu perlahan-lahan saja asalkan setiap kata terdengar jelas. Setelah kamu dapat melafalkannya dengan jelas, boleh kamu percepat. Ingat, yang penting JELAS!

3. Ulangi kata-kata tersebut setiap saat, baik kamu sedang di kamar mandi, mau tidur, lagi di dalam angkot/bus (asalkan jangan keras-keras ya!). Jangan malu untuk mendower dan memencongkan bibirmu!

4. Kalau kamu punya koleksi film Prancis, atau menangkap siaran TV5 dari tivi kabel kamu, berlatihlah mengulangi kata-kata yang diucapkan oleh si pembawa acara di televisi. Minimal, "Bonjour", "Bienvenue", "Au Revoir", dsb. sampai kamu merasa yakin pelafalanmu mirip dengan kata yang dilafalkan si pembawa acara.

5. Ini yang penting... JANGAN MALAS!

Lire la suite!